Setelah 20 bulan saya mengabaikan salah satu laman blog pribadi saya yang terdapat di egipurwana.blogspot.com saya akan memigrasikan beberapa tulisan lawas saya ke halaman blog ini. Ada sentimen dan rasa khusus yang terasa sangat signifikan ketika saya kembali membaca tulisan-tulisan lama saya. Yaaaah menyenangkan rupanya, seperti melihat kedalam sebuah jelaga waktu lampau, memorabilia itu tergambar dan terproyeksikan jelas kembali di otak ini. Contohnya seperti tulisan dibawah ini nih :

24 OKT 2011

Apa kembang masih Genah Merenah Tur Tumaninah?

Judul tulisan di atas mungkin sudah cukup untuk mendeskripsikan sebuah bentuk abstrak perasaan seorang pemuda yang lahir dan besar di salah satu kota yang mendapat julukan kota kembang. Faktanya memang seperti ini lho, memang begini, apa masih genah kalo sampah dimana-mana? apa masi merenah kalo macet disana-sini? apa masih tumaninah kalo geng motor berkeliaran? mari kita Genah kan lagi Bandung, mari kira merenah kan lagi Bandung dengan hal-hal yang cukup sederhana. Agar si kembang merenah kembali seperti dahulu.

Pertanyaan yang ditulis secara sederhana pada tanggal 24 Oktober 2011, menggambarkan suasana kota kembang yang sedang kurang bersahabat dengan saya. Ya ketika saya membacanya kurang lebih dua tahun setelah saya menerbitkannya, saya langsung tergambar suasana kota kembang pada saat itu. Ya kalo saya rasakan sekarang, ketika saya menulis saya menganggapnya sebagai mengubur sebuah kapsul waktu, yang entah kelak kapan saya akan membacanya kembali, saya harap saya bisa memproyeksikan situasi dan kondisi keadaan sekitar saat saya menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.