Diluar hujan deras, di dalam ada seseorang bapak paruh baya menjelaskan jenis-jenis burung koleksi barang dagangannya, lalu mengajak saya menuju sebuah ruangan yang digunakan sebagai tempat produksi pakan burung. Beliau baik, bernama Sutarmin. Mengkoleksi beberapa barang tua, dari setrika arang, sepeda ontel, hingga ford tua dengan kondisi tak terurus teronggok di halaman rumahnya.
Kami mengobrol di teras rumahnya, rumah yang dominan berbahan kayu dan tidak terlalu luas, namun memiliki halaman yang cukup luas dan rimbun dipenuhi pohon.
Beruntung saya bertemu dengan beliau saat mobil tua saya ngadat di Jalan Sukowati kota Salatiga. Karena belum tahu tujuan mau kemana, kebetulan Pak Sutarmin menawarkan menginap, yasudah kami memilih menginap di rumah beliau.
Saat tengah malam tiba, kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Hujan diluar rumah, burung-burung yang mendadak gelisah dan berisik membangunkan saya.
Ternyata saya tidak di Salatiga, tak ada Pak Sutarmin yang gemar mengoleksi mobil tua, semua hanya mimpi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.